BANGKALAN--MICOM: Peziarah komplek pesarean/makam Syaichona Cholil di Desa Martajasah, Kecamatan Kota, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, meningkat dalam beberapa hari terakhir.
"Memasuki musim liburan sekolah, peziarah yang datang ke sini meningkat hingga enam kali lipat dari hari biasa," kata pengurus pesarean Syaichona Cholil Bangkalan, Mohammad Rawidi, Sabtu (25/6).
Ia menjelaskan, jika hari biasa peziarah yang datang ke komplekS pemakaman Syaichona Cholil hanya berkisar 50-60 bus per hari, namun saat ini peziarah yang berkunjung mencapai 200-250 bus.
"Mereka yang datang ke sini tidak hanya dari Bangkalan atau daerah lain di Madura, melainkan ada peziarah dari luar negeri seperti Brunei Darussalam dan Tokyo, Jepang," ungkapnya.
Bahkan, pekan depan akan datang peziarah dari Kuala Lumpur, Malaysia, yang datang ke pemakaman Syaichona Cholil. Rombongan peziarah tersebut diperkirakan sebanyak 15 bus.
"Soal tata tertib sendiri, semua pengunjung sudah tahu, sehingga selama ini tidak ada sesuatu yang menyimpang dari aturan yang ada. Itu menandakan bahwa semua pengunjung sudah paham dengan aturan," ucapnya.
Menurut Rawidi, pihaknya sekarang masih melakukan pembangunan masjid untuk direnovasi menjadi lebih besar guna memberikan kenyamanan bagi peziarah yang jumlahnya semakin banyak.
"Kami juga telah membuat lahan parkir yang luas sehingga bus yang ditumpangi peziarah bisa diparkir dengan aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas yang ada," paparnya.
Pascaoperasi Jembatan Suramadu, katanya, peziarah yang datang ke pesarean ada peningkatan dibandingkan dengan sebelumnya, sebab dilihat dari segi biaya transportasi lebih murah dan bisa memangkas waktu.
makam syaih khona kholil
Diposting oleh
Zulviana Syifa
on Minggu, 18 Desember 2011
Label:
tempat tinggal




0 komentar:
Posting Komentar