RSS

Uam dan Istighosah


UAM (Ujian Akhir Madrasah) dilakukan oleh seluruh kakak kelas 3 dari semua jurusan yaitu IPA, IPS, BAHASA. UAM di MAN Bangkalan bukan hanya diikuti oleh murid-murid MAN Bangkalan, tapi dari sekola-sekolah swasta juga mengikuti UAM di MAN Bangkalan. Beberapa bulan yang lalu sebelum melaksanakan UAM, MAN Bangkalan mengadakan Try Out selama beberapa hari dan melakukan istigosah.
            Istighosah dilakukan oleh murid kelas 3,dewan guru, dan OSIS MANBA untuk berdo’a kepada Allah SWT supaya bisa lulus dengan nilai yang memuaskan. Tidak terasa air matapun menetes dari para peserta Istighosah. Semua lebur menjadi satu dengan bacaan-bacaan Shalawat, dzikir, dan Do’a. tidak ada lagi kesombongan, keangkuhan dan keegoisan. Semuanya membaca do’a dengan khusyuk.
            Pada saat Istigosah, semua kakak-kakak kelas tiga berdo'a dengan khusyuk, memang yang namanya berdo'a pada Allah SWT, kita semua memang harus serius dalam berdo'a dan tidak boleh main-main. Jika kakak-kakak kelas tiga Istighosah, maka adik-adik kelas X dan XI tetap mengikuti proses KBM masing-masing dan tidak ada liburan. Istighosah pu berjalan dengan lancar begitu juga proses KBM nya
            Pada saat melakukan UAM, sekitar pukul 07.00 pagi, bel berbunyi, tanda untuk peserta ujian masuk kelas, berdo’a dan mengerjakan soal-soal yang di berikan oleh guru penjaga. Ekspresi dalam mengerjakan UAM berbeda dengan proses KBM biasa, ada yang sibuk mengerjakan sampai mengeluarkan keringat dingin. Setelah cukup lama mengerjakan soal, akhirnya mereka keluar kelas dengan perjuangan yang menguras tenaga.
            UAM ini tidak dianggap mudah oleh kakak-kakak kelas tiga ini, sebab yang namanya ujian akhir, soal-soal tersebut merupakan pelajaran dari kelas X sampai kelas XII, tapi menurut programnya masing-masing. ada beberapa perbedaan antara U.N dan UAM. U.N adalah Ujian Nasional pada umumnya, sedangkan UAM adalah Ujian Akhir Madrasah yang merupakan soal-soal dari Madrasah.

Plaza bangkalan, Mall Pertama di Madura


Plaza Bangkalan adalah pusat perbelanjaan terlengkap dan termewah pertama di Madura. Lokasinya yang sangat strategis di jalan ring road memudahkan orang-orang jika mau berbelanja atau sekedar pelesiran mencari hiburan. Plaza Bangkalan sendiri terdiri dari empat lantai. Lantai satu Banplaz digunakan untuk toko emas, pakaian, sepatu, barang elektronik, dan komputer.
Lantai dua untuk departement store, game, dan swalayan. Lantai tiga untuk permainan anak-anak dan lainnya. Sedangkan lantai teratas untuk hiburan, billiard center, dan fasilitas lainnya.
Dengan adanya Mall ini masyarakat Bangkalan nantinya tidak perlu lagi belanja atau sekedar jalan-jalan ke Surabaya lagi., karena dengan sendirinya nanti akan merubah gaya hidup masyarakat Bangkalan seperti masyarakat kota-kota besar, yang biasanya pergi ke Mall setiap akhir pekan untuk menghabiskan hari liburan. Plaza Bangkalan juga akan mendongkrak perekonomian sekaligus kemajuan kota itu sendiri.
Harapan masyarakat Bangkalan dengan adanya mall ini tidak merubah identitas Bangkalan yang sangat identik dengan kota santri yang agamis. Kekuatiran itu dapat di maklumi mengingat dilantai empat Banplaz terdapat fasilitas cafe dan billiyard center yang identik dengan miras, narkoba, seks dan perjudian.. Maka dari itu control dan perhatian pemerintah ,alim ulama,masyarakat sangat di harapkan agar ketakutan mereka tidak terjadi.
Lokasi Plaza Bangkalan terletak di Jl. Halim Perdana Kusuma Bangsa (Ring Road), Bangkalan. Tepatnya di sebelah timur Pasar Baru Ki Lemah Duwur. Bangkalan Plaza resmi dibuka pada Minggu, 30 Oktober 2011. Untuk memancing minat masyarakat berbelanja dan mengunjungin salah satu trade mark kota Bangkalan ini, Pemerintah melaksanakan event Bangkalan Fair 2011. Acara ini berlangsung dari 30 Oktober s/d 16 Nopember 2011.

Suramadu, Jembatan Raksasa yang megah


            Inilah jembatan yang terpanjang di Indonesia, “Suramadu” yang terlentang antara kota Surabaya dan pulau Madura, telah diresmikan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono 10 juni lalu. Banyak orang yang kagum, banyak orang gembira dan berbagai harapan sepertinya ditumpahkan pada jembatan itu. Ada yang menyebut jembatan perekonomian, jembatan industrialisasi dan jembatan pariwisata untuk merambah Madura. Semua itu, tentu baik asalkan untuk kesejahteraan bersama.
            Jembatan Suramadu bisa juga berperan sebagai Jembatan Nurani atau Jembatan Kasih Sayang, katakanlah Jembatan Budaya. Pasalnya, sampai saat ini sebagian orang Madura jika mau pergi ke Surabaya atau tempat-tempay lainnya di Jawa, mereka sering menggunakan istilah “onggha” yang artinya naik. Sedangkan jika mau pulang ke Madura digunakan istilah “Toron” yang berati turun. Jadi, kalau ada seseorang yang bertanya kepada temannya, “Kapan akan pulang ke Madura?”, yang diucapkan adalah “Bileh se toronah ka Madureh?”. Penggunaan istilah “naik” dan “turun” sudah berlangsung sejak puluhan  tahun atau mungkin ratusan tahun itu tentu mengandung makna tersirat. Makna tersirat menunjukkan bahwa Madura seakan –akan dibawah Jawa dan Surabaya.
            Nah, jika Jembatan Suramadu sudah beroperasi dengan tertib dan lancar,  jembatan itu diharap tidak sekedar menjadi Jembatan fisik. Lebih dari itu menjadi jembatan kesetaraan sehingga ucapan pergi-pulang tidak menggunakan istilah “naik-turun” lagi. Barang kali perlu sosialisasi, mulai dari Bangkalan sampai ujung Timur Madura bahwa kedua istilah yang kurang sedap didengar itu harus ditabukan atau tidak diucapkan lagi karena tidak sesuai lagi dengan semangat zaman.
            Setelah Jembatan Suramadu diresmikan, saya sadar bahwa jembatan yang 10 tahun yang lalu masih impian sekarang telah menjadi kenyataan. Jembatan itu sudah ada, berupa jembatan raksasa yang tidak akan bisa dibatalkan atau tidak bisa diremehkan. Ketika jembatan sudah jadi, yang diperlukan tidak lain bagaimana sikap positif untuk menyambut zaman baru di Madura.
            Jembatan raksasa itu tidak hanya menjadi kebanggaan orang Madura saja, tetapi kebanggaan seluruh bangsa Indonesia. Kita sebagai bangsa Indonesia khusunya sebagai rakyat Madura patut bersyukur kepada Allah. Dengan syukur dan sujud kepada Allah, jembatan Suramadu semoga menjadi rahmat yang bisa dinikmati bersama.

Salak Bangkalan




 
Apabila Yogyakarta mempunyai salak pondok sebagai buah kebanggaan, Sumatera Utara mempunyai salak sidempuan, dan salak condet dari Jakarta, Kabupaten Bangkalan juga mempunyai varietas buah salak sebagai kebanggaan, yaitu salak bangkalan.Salak bangkalan sangat terkenal tidak kalah dengan salak pondoh dari DIY. Meski namanya sangat pepoler dan terkenal di kalangan masyarakat, tak ada yang tahu persis penanam pertamanya. Menurut cerita dari mulut ke mulut bisa memberikan gambaran. Almarhum KHM Cholil bin Abd Latif, pendiri Pondok Pesantren Mertajasah Bangkalan, dipercaya sebagai perintis penanaman kerabat kelapa sawit itu di sana. Ulama kharismatik itu sangat mencintai salak. Ia kerap menugaskan para santri untuk merawat kebun salak di sekitar pondok.
Santri yang merupakan penduduk setempat kerap mendapat oleh-oleh buah salak. Bijinya ditanam di rumah sehingga penanaman salak meluas. Bahkan, beberapa salak di Jawa Timur seperti wedi di Bojonegoro, kersikan di Pasuruan, dan suwaru di Malang diyakini bibitnya berasal dari Bangkalan oleh santri yang pernah mondok di sana. Namun, kabar itu disangsikan oleh Greg Hambali ahli Botani dan Kolektor Salak dari Bogor.
Salak adalah sejenis palma dengan buah yang biasa dimakan. Ia dikenal juga sebagai sala. Dalam bahasa Inggris disebut salak atau snake fruit, sementara nama ilmiahnya adalah Salacca zalacca. Buah ini disebut snake fruit karena kulitnya mirip dengan sisik ular.
Salak adalah tanaman palma berbentuk perdu atau hampir tidak berbatang, berduri banyak, melata dan beranak banyak, tumbuh menjadi rumpun yang rapat dan kuat. Batang menjalar di bawah atau di atas tanah, membentuk rimpang, sering bercabang, diameter 10-15 cm. Daun majemuk menyirip, panjang 3-7 m; tangkai daun, pelepah dan anak daun berduri panjang, tipis dan banyak, warna duri kelabu sampai kehitaman. Anak daun berbentuk lanset dengan ujung meruncing, berukuran sampai 8 x 85 cm, sisi bawah keputihan oleh lapisan lilin. Kebanyakan berumah dua (dioesis), karangan bunga terletak dalam tongkol majemuk yang muncul di ketiak daun, bertangkai, mula-mula tertutup oleh seludang, yang belakangan mengering dan mengurai menjadi serupa serabut.
Tongkol bunga jantan 50-100 cm panjangnya, terdiri atas 4-12 bulir silindris yang masing-masing panjangnya antara 7-15 cm, dengan banyak bunga kemerahan terletak di ketiak sisik-sisik yang tersusun rapat. Tongkol bunga betina 20-30 cm, bertangkai panjang, terdiri atas 1-3 bulir yang panjangnya mencapai 10 cm. Buah tipe buah batu berbentuk segitiga agak bulat atau bulat telur terbalik, runcing di pangkalnya dan membulat di ujungnya, panjang 2,5-10 cm, terbungkus oleh sisik-sisik berwarna kuning coklat sampai coklat merah mengkilap yang tersusun seperti genting, dengan banyak duri kecil yang mudah putus di ujung masing-masing sisik. Dinding buah tengah (sarkotesta) tebal berdaging, kuning krem sampai keputihan; berasa manis, masam, atau sepat. Biji 1-3 butir, coklat hingga kehitaman, keras, 2-3 cm panjangnya.
a juara kelompok menang.

Tablet PC


Tablet PC adalah laptop  atau komputer portable berbentuk buku. Memiliki layar sentuh atau teknologi tablet digital yang memungkinkan pengguna komputer mempergunakan stylus atau pulpen digital selain keyboard ataupun mouse komputer. Istilah ini dipopulerkan oleh Microsoft pada tahun 2001, tetapi PC tablet sekarang mengacu pada setiap komputer pribadi yang berukuran tablet, pun jika tidak menggunakan Windows melainkan sistem operasi PC yang lain. Tablet dapat menggunakan papan ketik virtual dan pengenalan tulisan tangan untuk input teks melalui layar sentuh.
Keunikan tablet memang bukan hal yang baru lagi menurut perkembangannya, tablet sudah dibuat bertahun-tahun lalu namun baru populer pada tahun 2010 lalu dengan dirilisnya iPAD dari Apple.inc yang merupakan salah satu vendor computer ternama. Kemunculan iPAD merangsangnya tumbuhnya persaingan computer tablet dari beberapa vendor ternama lainnya,misalnya Samsung dengan Galaxy tab-nya, HP dengan HP slate-nya, juga dell dengan dell streak-nya, bahkan persaingan meluas sampai kevendor-vendor cina (local).
Seperti komputer portabel lain, ukuran yang lebih besar membawa kegunaan menjadi lebih mudah namun portabilitas yang lebih rendah dan kebutuhan tenaga yang lebih tinggi. Untuk komputer tablet saat ini, (bukan tablet PC) ukuran umum adalah 10 “(Digunakan oleh iPad) atau 7 (Digunakan oleh banyak tablet Android). Banyak pembuat tablet PC memiliki standar pada format layar lebar 12, dengan resolusi 1280×800 piksel. T5010 Fujitsu memiliki display lebih besar, 13,3, tapi masih berjalan pada resolusi 1280×800 pixel.
Tablet PC menggunakan piranti keras yang sama seperti laptop biasa tetapi menambahkan dukungan untuk input pena. Untuk dukungan khusus bagi input pena, Microsoft merilis Windows XP Tablet PC Edition. Saat ini tidak ada versi khusus Windows Tablet namun dukungan dibangun untuk kedua versi Home dan Business Windows Vista dan Windows 7.
Kelebihan Tablet PC antara lain, Dilengkapi WiFi, dilengkapi fitur khas sebuah computer dan HP sekaligus seperti telpon dan sms, layar yang berkisar 7-12 inchi, layar sentuh (touchscreen), mempunyai OS (Operating System). Tablet PC juga mempunyai kekurangan  seperti, Virtual keyboard, daya baterai yang cukup boros, dukungan software yang kurang kompatibel dengan OS, media penyimpanan yang terbatas dan juga belum dapat menggantikan peran handphone meskipun sudah ada fitur-fitur handphone.

iPAD


iPAD merupakan komputer generasi ke tiga yang memadukan layar sentuh 9,7 inchi tablet PC dengan kemampuan komputing seperti laptop. Desain iPADsangat mengagumkan. Cover alumunium yang menutupi bagian belakang tablet ini sangat elegan dan jauh dari kesan murahan. Seperti laptop pada umumnya, disediakan jack audio untuk headphones dan microphone. Kualitas audionya cukup standard ketika diperdengarkan dengan speaker built in. Lebih bagus jika mendengarkan musik/audio menggunakan earphone karena suara bass akan lebih terasa dan mantap.
iPAD merupakan device yang sangat bagus dan canggih, namun bukan buat semua orang. Pada akhirnya iPAD merupakan alat bantu yang lebih baru, untuk melakukan apa yang biasa kita lakukan pada netbook atau laptop kita, lebih mudah dan dengan kemudahan yang lebih saja. Namun untuk menggantikan fungsi netbook atau laptop, akan masih jauh sekali. Alasan yang tepat untuk memiliki iPAD adalah apakah iPAD akan berguna untuk kita, bukanlah apa kegunaan memiliki iPAD. Singkatnya, saat ini orang belum sangat-sangat membutuhkan iPAD seperti kebutuhan mereka akan ponsel atau komputer. Untuk saat ini, iPAD adalah suatu alat untuk menghadirkan hiburan yang akan membuat kinerja orang dalam hal komputing lebih baik jika menemukan aplikasi yang tepat.
iPAD mampu mengubah bagaimana cara kita menikmati media online secara magic. Selain untuk membaca e-book, tampilan iPAD dalam menghadirkan e-magazine, e-comics sangat tajam dan jernih. Membaca buku online seakan-akan menjadi pengalaman tersendiri yang berbeda daripada yang sering dialami lewat PC atau notebook.
iPADdidukung dengan A4 chip prosesor 1 GHz dengan kapasitas hardisk 16 GB, 32 dan 64 GB. Fitur tambahan lainnya yang juga dibenamkan adalah kemampuan untuk menangkap konektifitas WiFi selain jaringan 3G. Selain itu, gadget ini juga mempunyai perangkat accelerometer agar kuat untuk memutar game dan multimedia. Untuk baterai, secara mencengangkan iPAD telah didukung kemampuan baterai yang mampu bertahan selama hingga 10 jam.
Dengan iPAD, berbagai kemudahan mengakses jejaring sosial sangatlah dimanjakan di sini. Bagi pecinta Twitter, tampilan TweetDeck sangat direkomendasikan. Sedangkan untuk Facebook, langsung dapat mengakses ke websitenya namun kurang dukungan untuk Flash Video. Namun sebagus-bagusnya sebuah produk, pasti ada satu-dua kekurangan yang (mungkin) tidak terlalu berarti bagi mereka yang tidak membutuhkannya, namun bisa menjadi hal yang krusial bagi mereka yang tidak bisa hidup tanpa fitur tersebut, contohnya: tidak ada USB port (hanya ada iPhone port untuk semua aktivitas).
Banyak yang khawatir jika kemampuan iPAD yang multitasking akan mengurangi kepopuleran produk terbaru Apple tersebut. Namun kembali lagi, seperti halnya iPhone dan iPod yang memiliki kekurangan serupa, setidaknya Apple memiliki fans loyal yang merasa cukup dengan fitur-fitur yang ditawarkan produk tersebut.